Tas Atak Bundar – Round Atak Bag

Rp 253.000

1 in stock

SKU: TSN01030001 Categories: , Location: Jakarta Timur

HISTORY KAMPUNG PERTANIAN

Sekitar tahun 2000-an Kebon Singkong, Klender, Jakarta Timur dikenal dengan sebutan Kampung Narkoba, meski tak seheboh Kampung Ambon. Coretan hitam di lingkungannya mulai muncul setelah banyak barang haram yang beredar, mulai dari pemakai hingga para bandar yang beroperasi di sini. Para Kurir mulai mengenal barang haram dari pergaulan sekitar, dia menyebut pengedar narkoba dulu hampir ada di setiap sudut kampung, bahkan sebagian ibu rumah tangga pun ikut menjadi pemakai.

Hampir sama seperti Johar Baru, Kampung Pertanian yang dahulu dikenal dengan nama Kebon Singkong sering terjadi tawuran diantara dua kelompok warga. Biasanya tawuran tersebut hanya dijadikan modus untuk mengecoh aparat penegak hukum untuk melancarkan aksi peredaran gelap Narkoba di wilayah Kebon Singkong.

Kampung pertanian berada di dalam wilayah administrasi Kelurahan Kota Klender, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur. Kebon Singkong merupakan daerah pemukiman padat penduduk. Kampung pertanian, yang selama ini dikenal sebagai kawasan tawuran dan kampung narkoba. Saat ini, Kebon Singkong dikenal dengan sebutan Kampung Pertanian untuk meninggalkan image negatif.

Seiring berjalannya waktu, sebagian warga yang mulai meninggalkan kegiatan negatif. Sekitar tahun 2013 warga mulai mengikuti kegiatan pengembangan kewirausahaan dari Badan Narkotika Nasional (BNN). Kesibukan itulah yang membuat masyarakat meninggalkan narkoba.

Banyak keterampilan yang diberikan, seperti kerajinan tas, sepatu, lalu ada teknisi mesin, sablon, keterampilan salon, dan tata boga. Setiap kegiatan itu diikuti sekitar 25 orang yang dulu pernah jadi pemakai Narkoba dan kurir. Setelah pembekalan diberikan, tim fasilitator dibuat. Tugasnya mendampingi mereka yang masih remaja itu untuk mengikuti kegiatan keterampilan yang berkelanjutan. Mereka semua disibukkan dengan kegiatan positif.

Hilangnya ketergantungan masyarakat karena aktivitas mereka itu. Hasil produk kerajinan masyarakat mulai dikenal pasar. Produksi mereka seperti tas, sepatu, dan sablon dipasarkan melalui jejaring media sosial hingga ke bazar-bazar. Bahkan saat perayaan HANI (Hari Anti Narkoba Internasional) beberapa waktu lalu itu dipamerkan di depan Presiden.

 

The History of Kampung Pertanian

Since the year 2000, Kebon Singkong in Klender area of East Jakarta is known as drugs village. It started when there were many illicit drug trafficking and drugs dealer operated in this densely populated area. From housewives to teenage are involves in illicit drug trafficking and could be found easily in every part of Kebon Singkong.

Many brawls between villagers like what happened in the Johar Baru area are mostly set as a mode to deceive police officers when drugs smuggling in. Located in Kota Klender village, Duren Sawit sub-district, East Jakarta, Kebon Singkong has turned to leave its negative stigma after they received Alternative Development program from the National Narcotics Board on the year of 2013 and since then its name changed into Kampung Pertanian.

Along with the time passed after Kampung Pertanian communities gain skills from training and workshop provided from Alternative Development program by the Directorate of Alternative Development, such as shoes and bags handicrafts, beauty salon, screen printing techniques, and culinary. Their products are marketed in social media and participating in exhibition events domestically. It was also presented in the commemoration of International Anti-Narcotics Day moment ago.

 

 

Weight 0.3 kg
Dimensions 25 × 15 × 25 cm
Location

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Tas Atak Bundar – Round Atak Bag”

Tujuan Pengiriman